1 PENDETA LAGI ….. Pdt. HADYAN TANWIKARA
((27-28 Peb '10) Tanggal 3 Maret memiliki sejarah penting bagi GKI Gejayan, pada tanggal 3 Maret 2000 GKI Gejayan didewasakan, tahun ini pas 10 tahun usianya, 3 Maret 2009 Ibu Ratna Indah Widyastuti diteguhkan jadi Pendeta dan 3 Maret tahun 2010 ini Bp Hadyan Tanwikara diteguhkan jadi Pendeta jemaat GKI Gejayan .
Bertambahnya Pendeta adalah kasih karunia Allah bagi kita di GKI Gejayan, pergumulan banyak gereja adalah kurangnya tenaga pelayan sementara pertumbuhan jemaat terus meningkat. Banyak tuaian sedikit pengerja… itu yang sering kita dengar. Pdt Hadyan Tanwikara dan GKI Gejayan dalam perjuangannya terus meningkatkan kualitas jemaat dan para simpatisannya, agar disemua bidang pelayan tersedia pelayan-pelayan yang berkomitme. Dengan Moto “Satu orang Satu Pelayanan” mengajak setiap jemaat terlibat pelayanan, dan membekali diri dalam kelas-kelas yang ada seperti KOMPAK (KelOMpok Pembinaan Ajaran dan Karakter), SOM (Sekolah Orientasi Melayani), SOP (School Of Prayer), KONSELING ( mencetak konselor awan).
Mari kita sambut dan dukung Pdt. Hadyan Tanwikara dalam pelayanan di dunia ini khususnya di GKI Gejayan. Sambutan dan dukungan saudara yang pertama adalah HADIR dalam ibadah Penahbisannya pada Rabu, 3 Maret 2010, Pukul 17.00 WIB. HADIR dan DOAKANLAH. (rms)
Menjadi satu contoh konkret bagi kita tentang pelayanan yang benar, yaitu seperti pelayanan yang dilakukan oleh Tuhan Yesus (Lukas 4 : 1 – 13).
Tanpa memiliki pengenalan akan Allah yang benar dan kehendak-Nya, Yesus sebagai manusia biasa bisa saja jatuh dalam pencobaan. Namun yang terjadi tidaklah demikian. Pemahaman Iman-Nya yang benar memampukan Yesus untuk menghadapi pencobaan di padang gurun.
Sebagai manusia biasa kita diingatkan kalau kita juga memiliki keterbatasan, sedangkan dunia ini penuh dengan godaan dan tantangan. Bagaimana kita menjawab tantangan ini?
Minggu pra-Paskah yang pertama ini juga mengingatkan kita akan totalitas pelayanan Yesus. Isi hidup-Nya bukan untuk dilayani melainkan untuk melayani. Jiwa Kristus adalah melayani dengan Iman yang tangguh, seharusnya itu juga menjadi jiwa Kristiani para pengikut-Nya.
Selama masih ada waktu marilah kita bangun Iman kita dan layanilah Dia dengan kesetiaan dan ketulusan. (Pdt.RIW)
- Ringkasan Kotbah:

